Header Ads

Perekrutan Tenaga kerja Kurang Adil, Empat Desa di Lahat Lakukan Unjuk Rasa

Lahat, Rubrik Sumsel.com - Empat desa yang berada di Kabupaten Lahat yaitu Desa Telatang, Muara Maung, Keban Agung dan Merapi menyampaikan Aspirasi mengenai Perekrutan tenaga kerja yg kurang adil, Senin (21/1/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Bertempat di  Workshop PT Bina Sarana Sukses (BSS) Desa Muara Maung Kecamatan Merapi Barat Lahat.

Hadir pada kesempatan itu, Camat Merapi Barat Eti Listina beserta Sekcam , Kapolsek Merapi Barat AKP Herli Setiawan, Kanit Binmas Polsek Merapi Barat, personil anggota Polsek Merapi Barat, Danramil 405-02 Merapi dengan personil , anggota Koramil dan Intel Kodim O405 Lahat, Horas dari Perwakilan PT BSS , dan peserta aksi .

Sekitar 60 orang dengan koordinator aksi , Nopriansyah, Dadang Heriadi, dan Maharudin. Adapun tuntutan yang  di ajukan adalah meminta jatah kuota tenaga kerja masyarakat Muara Maung, Masyarakat Merapi, Masyarakat Telatang dan Masyarakat Keban Agung.

Koordinator aksi melakukan orasi didepan workshop PT. Bina Sarana Sukses (PT. BSS).dan menyampaikan tuntutan yaitu
1). Meminta kepada PT. BSS agar dapat membuka informasi seluas luasnya kepada masyarakat mengenai rekrutmen karyawan.
2). Meminta kepada PT. BSS dalam melakukan rekrutmen secara terbuka tanpa adanya interpensi maupum intimidasi dari pihak manapun.
3). Meminta kepada PT. BSS agar dapat memberikan informasi yang jelas terkait dampak lingkungan .
4). Meminta kepada PT. BSS agar dapat memberikan prioritas kepada masyarakat Muara Maung, Telatang, Merapi dan Keban Agung. (ring 1) bekerja sesuai kemampuan dan skil masing masing.
5). Apabila tidak ada titik temu atau kesepakatan antara PT. BSS dengan Masyarakat maka kami selaku masyarakat yang dirugikan menyatakan menolak secara adat keberadaan PT. BSS di wilayah Desa Telatang, Muara Maung, Merapi dan Keban Agung.

Kapolsek Merapi Barat AKP Herli Setiawan SH MH Menyarankan agar peserta aksi melaksanakan tuntutan dengan tertib dan aman, "Selesaikan dengan cara musyawarah cari solusi yang adil dan terbuka, perusahaan harus mendengarkan tuntutan dari masyarakat apabila tuntutan itu benar dan adil", tuturnya. 

Tambahnya, "kami dari kepolisian hanya menengahi dan menjaga keamanan jangan sampai ada tindakan yang melawan hukum dalam penyampaian pendapat dan tuntutan", jelasnya.

Camat Merapi Barat Eti Listina mengatakan
"Mari kita duduk bersama dalam penyampaian tuntutan dan hadirkan Kepala Desa biar ada keputusan,  Sampaikan lah tuntutan masyarakat kepada perusahaan selama itu benar dan adil kami akan mensuport", ujarnya 

Sementara dari PT Bina Sarana Sukses (BSS) Divisi Legal Horas mengatakan, Masalah penerimaan karyawan bahwa aturan dan kebijakan dari perusahaan PT BSS melalui 1 pintu yaitu melalui Kepala Desa Masing masing .
kami lebih senang yang bekerja di perusahaan ini adalah masyarakat lokal setempat, katanya.

Laporan : Elsa

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.