Header Ads

Suami Tega Siram Istri Pakai Air Keras, Ternyata Ini Pemicunya

Prabumulih, RubrikSumsel.com - Evan Zaputra (32) warga Jalan Desa Cambai RT 02 RW.03 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Ditangkap Polisi terkait kasus penyiraman air cuka (asam asetat) terhadap sang istri.

Akibat ulah sang suami, Miliyanti (17) diketahui berstatus sebagai isteri muda pelaku, harus menjalani sejumlah perawatan medis atas luka bakar disekujur tubuhnya. 

Tak terima dengan kejadian itu, Keluarga Miliyanti langsung melapor ke Polres Prabumulih, Senin (11/3/2019).

Tim Opsnal Polres Prabumulih berhasil mendapatkan informasi bahwa pelaku melarikan diri ke Kota Palembang. Kemudian Tim opsnal langsung menuju Palembang dan berhasil meringkus pelaku di Salon kecantikkan KIKI yang berada di jalan Maskarebet Kecamatan Alang Alang Lebar Kota Palembang, Selasa (12/3/2019).

Dihadapan petugas Kepolisian, Evan berdalih nekat menyiram dan menganiaya korban lantaran kesal dan sakit hati karena sang isteri selalu keluar rumah tanpa seizinnya.

"Aku kesal pak, istri muda aku sering keluar rumah tanpa izin aku. Kalau ditanya dia selalu diam, Aku curiga jangan jangan dia selingkuh," ucap Epan saat diminti keterangan, Rabu (13/3)

Tak hanya itu, pelaku juga mengakui bahwa dirinya juga tertarik berhubungn seks dengan sesama jenis. Bahkan ia telah menjalin hubungan dengan banci selama 6 bulan. "Kalau berhubungan dengan Banci, aku baru enam bulan," akunya.

Sementara itu Waka Polres Prabumulih Kompol Harris Batara di dampingi Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman mengatakan, Pihaknya berhasil melakukan penangkapan usai melakukan serangkaian proses penyelidikkan. 

"Dari informasi yang didapat, kita mengetahui keberadaan pelaku di Kota Palembang. Kurang dari 1x24 jam dipimpin langsung Kasat reskrim pelaku dapat kita amankan. Akibat perbuatan itu pelaku diancam pasal 355 ayat 1 dengan hukuman 12 tahun penjara," Tegas Kompol Harris Batara.




Laporan : Han

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.