Header Ads

Polisi Ciduk 5 Pelaku Pembunuh Sukirman, Ini Wajah dan Motifnya

PRABUMULIH, RubrikSumsel - Jajaran Polres Prabumulih akhirnya berhasil menangkap lima dari enam pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan Sukirman (27), pria yang jasadnya ditemukan tewas membusuk di kebun karet di wilayah Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat yang beberapa hari lalu sempat menghebohkan warga Payuputat.


Kelima pelaku yang diciduk petugas yakni Panja, Romsadi, Ongki, Tofan, dan Mayen. Kelimanya merupakan warga Kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat.


Sementara satu pelaku lagi berinisial PN (30) masih berstatus sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) dan masih diburu pihak kepolisian.


Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH saat menggelar konferensi pers menjelaskan, dua pelaku atas nama Romsadi dan Panja diamankan dari kediamannya masing-masing. Sementara tiga pelaku lainnya yakni Topan, Ongki, dan Mayen menyerahkan diri ke Polres Prabumulih. 


"Tinggal satu tersangka yang masih dalam buruan kita berinisial PN. Kita himbau pelaku untuk menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas," ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH, Rabu (12/6/2019). 


Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, adapun modus pembunuhan yang dilakukan para tersangka lantaran dendam. Salah satu pelaku yang menjadi dalang dibalik kasus pembunuhan yakni Topan mengaku telah kehilangan sepeda motor jenis Yamaha NMax yang diduga telah dicuri oleh korban. 


Untuk membuktikan itu, pelaku Topan memerintahkan dua orang rekannya yakni Rosmadi dan Panja untuk menjemput korban. Sedangkan pelaku bersama dengan tiga pelaku lainnya sudah menunggu di tempat kejadian perkara tepatnya di Jalan Tani, Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat. 


Setiba di lokasi kejadian, pelaku Topan langsung menanya perihal sepeda motor miliknya kepada korban. Namun, korban mengaku tidak mengetahui keberadaan motor tersebut. 


Tidak puas dengan jawaban korban, pelaku Topan kemudian mengeluarkan sebilah parang dan menebas leher korban. Dalam keadaan terluka parah pada bagian leher, korban berusaha berontak. Namun tak kuasa lantaran kedua tangannya ditahan oleh pelaku lainnya. 


Dalam keadaan tidak berdaya, para pelaku pun kemudian menyeret tubuh korban ke dalam semak-semak. Disanalah kemudian nyawa korban dihabisi oleh para pelaku. Oleh para pelaku, tubuh korban kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibuang ke dalam semak-semak di kebun karet milik warga. 


"Antara korban dan pelaku saling kenal. Para pelaku pun sudah menyusun rencana untuk menghabisi nyawa korban. Jasad korban pun baru ditemukan setelah tiga hari kemudian oleh warga," pungkasnya.



Mereka diganjar pasal berlapis 340 subsider 338 pembunuhuan subsider 170 ayat 2 jo 556. Akibat ulahnya, para pelaku diancam hukuman mati lantaran telah melakukan aksi pembunuhan berencana.


Sebelumnya, warga dihebohkan adanya penemuan sesosok mayat laki-laki yang tewas tergeletak membusuk di kebun karet milik warga di wilayah Payuputat.


Hasil penelusuran pihak kepolisian, akhirnya diketahui bahwa korban bernama Sukirman Hatta berumur 27 tahun dan berprofesi sebagai Buruh harian Lepas. Korban merupakan warga Jalan Penukal 1, RT 05 RW 04, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih


Laporan : Han

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.