Header Ads

Walikota Prabumulih Tutup Secara Resmi Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 2019

PRABUMULIH, RUBRIKSUMSEL - Walikota Prabumulih menutup secara resmi pelatihan berbasis kompetensi di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) tahun 2019.

Acara itu berlangsung di Aula Disnaker Kota Prabumulih pada Selasa pagi (30/7/2019) pukul 09.00 WIB.

Peserta pelatihan terdiri dari 112 orang, yang mengikuti pelatihan teknik las, teknik otomotif, teknologi informasi dan komunikasi, bisnis dan manajemen serta tata rias.

Acara tersebut dihadiri langsung, Camat dan Lurah di Kota Prabumulih, kepala instansi serta para peserta pelatihan.

Dalam sambutannya Walikota Prabumulih menyampaikan, bahwa ilmu yang didapat selama pelatihan ini agar dapat bermanfaat bagi para peserta.

"Bagi para peserta, iImu dan pengalaman yang didapat hendaknya dikembangkan dan diaplikasikan. Agar menjadi bermanfaat dan berguna serta nantinya semua peserta dapat memiliki keahlian dan produktifitas serta kualitas untuk dapat bersaing dalam dunia kerja, supaya berkompeten dan bisa berkontribusi untuk kemajuan di daerah," harapnya.

Sambungnya, sedangkan bagi para pencari kerja jangan terfokus pada lowongan pekerjaan yang ada, tetapi bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, agar dapat menampung para pekerja lainnya serta pembekalan keterampilan yang diperoleh ini hendaknya dapat diaplikasikan.

"Insya Allah BLK kita siapkan tanah bersertifikat 5 hektar di Kelurahan Tanjung Raman Kota Prabumulih. Nanti kita ngelobi ke pusat dengan alasan kita dekat, mudah-mudahan siapa tau BLK menjadi terbesar di Sumatera Selatan,” harap Ridho.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ir Bambang Sukaton mengatakan, bahwa penutupan pelatihan berbasis kompentensi bagi pencari kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) bisa bermanfaat bagi pencari kerja yang kita bekali dengan keahlian sesuai dengan porsinya.

“Untuk jurusan otomotif kendaraan ringan, Alhamdulilah kita mendapat terakreditasi A dari Kementerian Ketenagakerjaan. Untuk para peserta sendiri kita berikan sertifikat yang bisa di pakai kemana-mana. Sedangkan untuk peralatan sendiri, nanti mereka kita bantu dengan dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” pungkasnya.


Laporan : Han

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.