Header Ads

Pengiriman Sabu Senilai Rp37,5 Juta Berhasil Digagalkan Polisi, Kurir : Aku Diupah 5 Juta

PRABUMULIH, RUBRIKSUMSEL - Jajaran Satuan Reserse Narkotika (Restik) Polres Prabumlih berhasil meringkus pengedar sabu antar wilayah, Selasa (20/8/2019). Sekitar Pukul 04.00 WIB.

Pria yang berhasil diamankan oleh petugas yakni, Tungki Permana (29) merupakan Warga jalan Sungai Tenang, Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.

Polisi mendapati laporan bahwa ada paket ekspedisi Narkotika yang akan datang dari wilayah Palembang ke Kota Prabumulih. Petugas pun bergegas melakukan penyelidikan dilapangan untuk memastikan kebenaran tersebut.

Tungki yang datang dengan menggunakan mobil Toyota Avanza Nopol BG 1736 DA di halaman Parkir Rumah Makan Siang Malam, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih. Gerak geriknya terlihat sangat mencurigakan petugas.

Tak ingin target nya lepas, Polisi langsung mendekati tersangka dan melakukan penyergapan. Dalam proses penggeledahan, Polisi menemukan 5 Paket sabu dalam Klip bening yang dibalut lakban Hitam dengan kantong plastik warna Putih didalam mobil tersangka.

Atas temuan barang bukti tersebut pelaku tidak bisa mengelak, Kepada Polisi Ia mengaku hanya sebagai kurir sabu. Dalam sekali transaksi, ia mendapatkan upah sebesar 5 juta rupiah. 

"Aku cuma nganter sabu bae, diupah 5 juta," ujarnya.

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan 5 Paket sabu seberat 47, 62 Gram seharga 37.500.000. Rupiah.

Selanjutnya, Tersangka bersama barang bukti narkotika jenis sabu diangkut ke Mapolres Prabumulih guna dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Wakapolres Prabumulih, Kompol Haris Batara didampingi Kasat Narkoba AKP Zon Prama  SH, membenarkan penangkapan terduga kurir narkoba Asal Palembang. Menurutnya, Tersangka masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Tungki Permana memang sudah menjadi target kita. Saat ini tersangka masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak penyidik satres Narkoba. Dari sejumlah barang bukti yang diamankan, Setidaknya kita berhasil menyelamatkan 239 jiwa dari bahaya Narkoba," Ujarnya, Jumat (23/8/2019).

Menurut Haris Batara, Dari proses interogasi awal tersangka mengatakan baru satu bulan berprofessi sebagai kurir sabu. Diakui tersangka, 1 Paket sabu dijualnya seharga 7.500.000 rupiah. Harga tersebut merupakan harga dari sang bandar berinisial Ar.

"Atas perbuatan itu tersangka diancam Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009, Dengan pidana mati, Pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun," Tandasnya.


Laporan : han

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.