Header Ads

Polisi Tangkap Pelaku Curas, 1 Masih Buron






PRABUMULIH, RUBRIKSUMSEL - Elen Pebri Patrik(26) warga Dusun 2 Desa Karangan, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih, diringkus Jajaran Satreskrim Polres Prabumulih, pada hari Kamis (08/08/2019) sekira pukul 19.30 wib.

Lantaran, Elen bersama rekannya BD(DPO) kerap melakukan tindak kekerasan serta pencurian terhadap Dodi Panalosa, hari Sabtu tanggal 20 Juli 2019, jam 02.00 malam.

Saat itu Korban, Dodi yang sedang duduk di depan warung berada di jalan Raya Baturaja, di dekat SPBU Desa Karangan, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, tiba-tiba pelaku bersama rekannya menghampiri korban dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban.

Dodi yang ketakutan langsung melarikan diri, kemudian dirinya dikejar oleh kedua pelaku sampai dapat dan korban dibawa ketempat sepeda motornya, selanjutnya Elen dan rekanya membawa lari sepeda motor milik korban.

Akibat dari kejadian tersebut, korban ditemani Candra Buana yang merupakan keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Prabumulih.

Dari hasil keterangan saksi-saksi serta penyelidikan, petugas berhasil meringkus salah satu pelaku yakni Elen saat hendak keluar dari bedeng milik rekannya BD(DPO), di jalan Tangkuban Perahu, Kecamatan Prabumulih Timur.

Dari hasil penangkapan, Polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna biru krem dengan Nopol BG 2021 CK, serta alat alat kelengkapan salon.


Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH, Membenarkan adanya penangkapan terhadap salah satu pelaku tindak kekerasan dan pencurian.

"Saat ini satu pelaku sudah berhasil kita tangkap, akibat dari perbuatannya, tersangka akan dikenai Pasal 365 KUHP ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara, satu tersangka masih DPO petugas kita masih melakukan pengejaran," ungkap Tito.

Tito menghimbau, "kepada masyarakat Kota Prabumulih terutama pengendara roda dua, apabila berpergian ketempat tempat yang sepi, jangan sendirian hendak mengajak teman agar bisa melakukan pembelaan terhadap diri masing-masing," harapnya.

Sementara itu, Elen mengakui bahwa dirinya melakukan tindak kejahatan tersebut, kemudian motor korban digadaikan.

"Motor itu digadaikan seharga Rp 1.500.000 hasilnya kami bagi berdua, bagian saya untuk membayar sewa kontrakan," terangnya kepada awak media sembari tertunduk lesu.


Laporan : Han

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.