Header Ads

Bikin Laporan Palsu, Pegawai Alfamart Ini Ngaku Dirampok

PRABUMULIH, RUBRIKSUMSEL – Seorang perempuan muda yang melapor dirinya telah menjadi korban perampokan di supermarket yang berada di Jalan Angkatan 45, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur ditangkap karena laporan tersebut palsu.

Diana Nurmala Sari, berusia 22, Karyawati Alfamart, warga Jalan Peltu Suparman, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan  Prabumulih Timur. Awalnya melaporkan ia sedang menghitung uang dari brangkas tiba-tiba datang pelaku dengan menodongkan pisau dan meminta Diana untuk segera menyerahkan seluruh uang tersebut, Kamis (12/9).

Petugas melakukan penyelidikan dan olah TKP, mendapati kejanggalan-kejanggalan dari keterangan tersangka, dari hasil penyelidikan/ pemeriksaan polisi secara intensif, fakta yang ada dilapangan kejadian perampokan  tersebut tidak pernah terjadi. Namun diana membuat cerita seolah olah telah terjadi perampokan.

Kepada polisi tersangka mengaku melakukan hal tersebut lantaran hutang piutang, dirinya terlilit hutang pinjaman uang kepada Rentenir hingga puluhan juta.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk Travoltas SIk MH didampingi Wakapolres Kompol Harris Batara SIk, saat mengelar press release, Jum’at (13/9/2019). Kasus laporan palsu perampokan Alfamart Gunung Ibul, Prabumulih Timur, .

"Saat membuat laporan perampokan Pelaku mengaku uang yang telah diambil Rp 41 juta. Namun, petugas kita melakukan  penyelidikan banyak hal kejanggalan. Fakta yang ada  dilapangan ternyata perampokan tidak pernah terjadi. Makanya, pelaku kita tangkap atas laporan palsu,” ujar Tito.

Adapun jabatan pelaku merupakan wakil kepala toko dan pemegang kunci brangkas. Sehingga ia dengan bebas bisa menguras isi berangkas. 

“Menurut pengakuannya uang senilai Rp 41 juta dimasukan di dalam kardus mie. Namun yang kita amankan saat ini uang Rp 834 ribu yang ada di brangkas, serta uang Rp 2,6 juta yang dititipkan pelaku ke temannya, kita menyelidiki apakah ada orang terlibatan. Pelaku kita ancam pasal 242 KUHPidana 7 tahun penjara,” tegasnya.

AKBP Tito Huaturuk Travolta SIk MH menghimbau kepada masyarakat, selama dirinya menjabat Kapolres, sudah ada 3 kasus laporan palsu dan semuanya berhasil diungkap. 

“Saya ingatkan kepada masyarakat jangan sesekali melakukan kejahatan dalam bentuk apapun. Karena pasti akan berhasil terungkap. Apalagi soal kasus laporan palsu, kita berharap masyarakat Prabumulih jangan melakukannya lagi,” imbaunya.

Laporan : Han

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.