Header Ads

Bejat, Pria Ini Tiga Kali Gagahi Adik Ipar

Foto Iip Mulyono alias Suep (29) saat berada di Polres Prabumulih
PRABUMULIH, RUBRIKSUMSEL - Entah apa yang merasuki Iip Mulyono alias Suep (29), warga Desa Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan, nekat melakukan hubungan terlarang dengan adik iparnya sendiri.

Bahkan, pria ini telah tiga kali berhubungan intim layaknya pasangan suami isteri. Korban berinisial NA (15) yang tinggal serumah bersama Suep sudah sejak satu bulan lalu.

Hingga pada suatu malam kejadian itu, bermula saat istri dan anaknya tertidur pulas tepatnya pukul 01.00 WIB, Suep sedang menyaksikan acara televisi di ruang tamu. Tiba-tiba adik iparnya pun keluar menggunakan celana pendek.

Korban yang kerap mengenakan pakaian seksi dan terkesan mengumbar aurat membangkitkan nafsu birahi si pelaku. Suep pun pura-pura menyuruh korban masuk ke dalam kamar untuk segera tidur, tak kuasa menahan hawa nafsu, Suep langsung menyusul kedalam kamar NA.

Sesampainya Suep didalam kamar korban, bujuk rayu pelaku sempat di tolak korban untuk melakukan aksi bejatnya, namun dengan iming-imingi uang 500 Ribu NA pun akhirnya mau melayani nafsu sahwat pelaku.

Akhirnya kejadian itu terbongkar setelah YM yang merupakan Isteri sah pelaku, menemukan kondom bekas di selokan parit dekat kamar NA. Suep pun akhirnya dilaporkan ke Polisi oleh ayah mertuanya atas perkara persetubuhan anak dibawah umur. Suep ditangkap Polisi dan dibawa ke Mapolres Prabumulih pada Jumat (19/9/2019) pukul 01.00 WIB.

Kepada Polisi, dirinya mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena terpancing sahwat melihat adik iparnya pakai pakaian seksi.

"Aku sering lihat dia seksi pakek Legging dan celana pendek. Lalu malam itu aku ajak berhubungan tapi dia nolak. Kemudian aku rayu-rayu dengan iming-iming uang Rp 500 ribu dan diapun mau. Setelah berhubungan, adik ipar saya menagih uang tersebut dan saya kasih." ujarnya.

Suep mengatakan, hubungan intim itu pertama kali tanggal 12 juni 2019 pukul 01.00 WIB. Kemudian berlanjut pada 16 dan 20 Juni 2019, pukul 01.00 WIB. Dan terkahir 20 Juni 2019 pukul 02.00 WIB. 

"Setiap melakukan hubungan intim adik ipar saya itu saya kasih uang Rp 400 - 500 ribu. Diapun tidak pernah marah dan menolak setiap kali diajak berhubungan," jelasnya. 

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIk MH, didampingi Wakapolres Kompol Harris Batara SIk, Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH dalam press release Senin (30/9/2019) menjelaskan, pelaku ditangkap atas kasus pencabulan anak dibawah umur.

"Tersangka mengaku telah tiga kali melakukan hal itu dengan adik iparnya. Dari hasil visum ET Repertum rumah sakit, diketahui terdapat luka robek selaput perawan. Akibat perbuatan itu, tersangka kita kenakan pasal KUHPidana UU 81 Nomor 35 tahun 2014 persetubuhan dibawah umur dengan ancaman 15 tahun penjara," tegas Kapolres.


Laporan : Han

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.