Header Ads

Terkait Surat Edaran Palsu, Penyebar Diminta Segera Minta Maaf dan Mengklarifikasi Postingannya

PLT Kepala Dinas Kominfo Lahat.
LAHAT, RUBRIKSUMSEL - Beredarnya surat palsu di Media Sosial (Medsos) yang ditanda tangani oleh Bupati Lahat, Cik Ujang, SH nampaknya menjadi perhatian serius Pemkab Lahat.

Plt Kadis Kominfo Lahat, Rudi Darma Setiawan, SE, M.Si memastikan jika surat edaran dari pemilik akun medsos yakni Putria LestariMs adalah palsu atau hoaks.

Dia menjelaskan, selain perbedaan tanda tangan, surat edaran itu juga tidak memiliki stempel.

"Surat edaran itu tidak benar dan palsu, kita minta pemilik akun segera mengklarifikasi postingannya di medsos," pinta Rudi Darma saat dikonfirmasi, Minggu (28/12/19).

Adapun isi surat edaran palsu itu dijelaskannya,  tertulis soal lansia di Kikim Selatan jika banyak lelaki yang belum menikah atau berkeluarga di usia 30 tahun keatas maka pemerintah setempat akan menjatuhkan sangsi berupa, sunat ulang 30 - 35 tahun, suntik mati 36 - 40 tahun dan pindah kelamin 41 - 45 tahun.

Untuk langkah selanjutnya, sambung Rudi, pihaknya saat ini masih menunggu petunjuk dari  Bupati Lahat, terkait langkah apa yang bakalan ditempuh jika pemilik akun tersebut tidak segera meminta maaf atau mengklarifikasinya. (RIO)

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.