Header Ads

Warga Minta Camat Sanga Desa Diisolasi

MUBA, RUBRIKSUMSEL -Warga Kecamatan Sanga Desa,  Kabupaten Musi Banyuasin meminta agar camat mereka Suganda, AP. MSi diisolasi, lantaran orang nomor satu di kecamatan Sanga Desa itu pulang kampung ke kota Lubuk Linggau yang notabene merupakan kawasan zona merah penyebaran virus corona atau COVID – 19.

Hal itu terungkap saat kunjungan Ketua Persatuan Ormas Muba ( POM ) Kurnaidi ke Posko perbatasan Muba – Mura yang bertempat di desa Ngulak III Kecamatan Sanga Desa. Jum’at (01/05/2020) sekitar pukul 11.00 wib. Dimana diketahui, Camat Sanga Desa Suganda, AP. MSi tidak berada di tempat melainkan pulang ke Lubuk Linggau.

Ketua POM Muba Kurnadi sangat menyayangkan seorang pejabat, sekelas Camat yang seharusnya menjadi panutan warga, namun justru dalam situasi seperti ini tidak berada di tempat dan pulang ke Lubuk Linggau yang tercatat sebagai daerah zona merah penyebaran virus corona.

“Seorang camat, harusnya menjadi panutan warganya. Apalagi, presiden sudah mengintruksikan agar semua ASN tidak bepergiaan keluar daerahnya ditengah mewabahnya virus corona saat ini. Ini jelas merupakan pelanggaran yang harus diberikan sanksi tegas, ” katanya.

Lebih lanjut Kurnaidi juga menilai Posko perbatasan Muba – Mura yang berada di Desa Ngulak III dinilai tidak tepat sasaran mengingat perbatasan Muba – Mura itu berada di Desa Air Balui, antara Ngulak dan Air Balui itu ada tujuh desa lagi yang masih dalam wilayah Musi Banyuasin.

“Ya kalau posko perbatasan Muba-Mura harusnya di Desa Air Balui, bukan di desa Ngulak III ini, ” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga Desa ngulak III Silmizan (55) saat di minta tanggapannya merasa khawatir setelah kepulangan Camat Sangat Desa dari Lubuk Linggau membawa virus Corona karena Kota Lubuk Linggau kan masuk dalam Zona Merah terlebih pak Camat selalu bersentuhan langsung dengan kami selaku warganya.

“Kami minta pak Camat sepulangnya dari Lubuk Linggau dapat diisolasi dulu di rumah dinasnya dan kami minta diadakan tempat isolasi khusus untuk warga pendatang atau pulang kampung mengingat sebentar lagi hari raya idul fitri,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Sanga Desa Iptu Suvenfri, SH begitu di konfirmasi di lapangan mengatakan,  pihaknya siaga 1bx 24 jam di Posko ini mengingat keberadaan Posko ini persis di depan Polsek yang Dipimpinny.

“Anggota kita selalu siap selama 24 jam di posko ini. Apalagi, beberapa waktu lalu ada dua Bus lintas Sumatra itu kita suruh putar arah supaya mencari alternatif jalan lain dan untuk saat ini saya tegaskan kepada anggota mobil-mobil jualan sayur atau pedagang keliling dari Lubuk Linggau itu juga kita suruh putar arah,” tutupnya.

Sementara itu,  Suganda, Sp Msi Camat Sanga Desa begitu dikonfirmasikan melalui pesan singkat belum ada jawaban meski diulangi pesan singkatnya masih belum ada jawaban hingga berita ini di terbitkan Suganda, Sp Msi Camat Sangat Desa tetap tidak ada jawaban nya.

Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex Noerdin saat dikonfirmasi via whatsapp sampai berita ini di tayangkan belum memberikan tanggapannya. (Alamsyah/ril)

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.