Header Ads

Derita Penyakit Hydrocephalus, Bayi di Muba Butuh Uluran Tangan

MUBA, RUBRIKSUMSEL-Informasi ini bermula dari komunikasi kami dengan Tommy Hijriadi warga Desa Karang Tirta Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan. Minggu (21/06/2020)

Bulan demi bulan berlalu ibu Yeni Maryani istri dari Bapak Ahmad Fahrul Rozi mengandung Si Buah Hati dan tibalah saat proses persalinan. Menjelang melahirkan anaknya Ibu Reni Maryani beserta keluarga merujuk ke suatu rumah sakit di Kota Palembang pada tanggal 21 Juni 2020 tepatnya di Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang. Kemudian dokter menyarankan untuk proses persalinan dengan menggunakan cara sesar pada 15.00 WIB.

 "Alhamdulillah si buah hati lahir dengan selamat dan berjenis kelamin laki-laki dan lahir sesuai tanggal yang diprediksikan sebelumnya," tuturnya.

“Saya rasa tak satupun ibu yang menolak termasuk saya tapi Allah SWT berencana lain, saat Ikhlas Abdul Haji anak Pertama kami lahir dokter pun memberitahu dan memvonis bahwa anak saya menderita penyakit penumpukan cairan di kepala (Hydrocephalu)”. Ucap ibu Reni.

Lanjutnya, “Doktepun menyarankan harus melakukan operasi untuk mengangkat penyakit tersebut. Sedangkan melihat keadaan sekarang biaya operasi tidak sedikit ditambah dengan pekerjaan suami saya adalah seorang buruh lepas dan bekerja apa adanya, dengan berpenghasilan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya kira dengan keadaan tersebut tidaklah mudah bagi kami untuk persiapan dilangsungkannya operasi”. Ungkapnya.

Dari segi biaya operasi hingga biaya yang tak terduga riwayat pertama yang Ibu Rini Mariani alami saat mengandung adalah demam, dan di saat lahir bayi tidak langsung menangis membesar dan harus melakukan operasi untuk kelangsungan kesehatan anaknya.

Dari keterangan dokter pelaksanaan  operasi akan dilaksanakan pada bulan Juli awal dan prediksi kisaran biaya yang akan digunakan biaya operasi sementara adalah 30 juta rupiah belum termasuk biaya lain untuk keperluan sebelum ke Palembang dan biaya setelah operasi tempat menginap keluarga yang menunggu serta transportasi perawatan ICU bayi permalamnya menurut informasi dari rumah sakit adalah Rp. 8.000.000. (delapan juta rupiah)

Dengan demikian sangatlah berat untuk melangsungkan operasi dengan keterbatasan ekonomi.

Kades Setempat Ibu Indewati saat dihubugi berbincang dengan awak media terkait warga desa Mekar Jaya P3 yang membutuhkan bantuan mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini telah bergerak bersama perangkat desa dan lainnya untuk membantu keluarga bapak Fahrul Rozi.

Sampai dengan tadi pagi kita telah mendapatkan dana sebesar Rp. 8.400.000,- (delapan juta empat ratus ribu rupiah) selanjutnya pagi ini kita telah sampaikan ke pihak keluarga sebesar RP. 5.000.000,- (lima juta rupiah), sisanya tiga juta masih ada pada kas kami pak, ini kita simpan dulu, mungkin nanti ada kebutuhan lain dari yang bersangkutan ataupun dari warga kita yang lain”. Ungkapnya.

“Nanti diperkirakan tanggal 10 juli 2020 ini keluarga pak Ahmad Fahrul Rozi dan Ibu Reni Maryani akan kembali ke rumah sakit di Palembang untuk melakukan operasi anaknya, ya kami berharap semua yang dibutuhkan hingga operasi sang bayi berjalan lancar”. Tutupnya.

Kemarin Minggu 21-06-2020 ketua-ketua Forum Masyarakat (Formas) dan OKP, LPM, BPD di Gedung Serba Guna Mekar jaya RT. 06 menggelar rapat yang dihadiri kurang lebih 80 orang anggota dan para Ketua OKP dan penggiat social media.

Mewakili Pemuda dan Karang Taruna Desa Mekar Jaya Jalal mengatakan bahwa memang benar keluarga Ahmad Fahrul Rozi dan Ibu Reni Maryani ini lagi mengahadapi ujian yang berat dan sangat membutuhkan uluran tangan.

“Memang kita ketehui secara jelas kondisi adek bayi ikhlas Abdul haji yang baru berusai kurang lebih satu bulan ini sangat memprihatinkan, dimana ia menderita penyakit yang mengakibatkan kepalanya makin hari makin membesar”. Kata Jalal.

Lanjutnya, “Mewakili para pemuda dan secara pribadi saya mengharapkan kepada siapa saja, lembaga baik pemerintah ataupun swasta, organisai apa saja maupun orang pribadi," tutupnya. (Maryunika)

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.