Header Ads

KNPI Bagikan 1000 Masker Kepada Masyarakat Prabumulih

PRABUMULIH, RS - Tak henti langkah yang dilakukan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kota Prabumulih kembali menyalurkan bantuannya berupa 1000 masker dan multivitamin kepada para pedagang serta pembeli di pasar tradisional modern (PTM) 1 dan di pasar pagi terminal lingkar kota Prabumulih, sabtu (27/6/2020). 

KNPI kota Prabumulih pada waktu lalu juga turut serta membantu pemerintah dalam memutuskan matarantai penyebaran covid 19, bahkan dari awal adanya pandemi covid 19 yang merebak di Prabumulih yang menyebabkan kota Prabumulih menyandang predikat zona merah.

Dengan ikut melaksanakan penyemprotan disinfektan secara massal, memberikan bantuan masker dan Alat Pelindung Diri dan multivitamin kepada petugas penjaga Posko Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Prabumulih pada waktu lalu. 

"Kita membagikan seribu masker beserta multivitamin kepada pedagang dan pembeli yang ada di PTM 1 dan pasar tradisional, dan bantuan itu adalah salah satu program dari pusat 'Gerakan Sejuta Masker', " kata Ketua KNPI Prabumulih Aden Thamrin SE ketika di wawancatai usai pembagian masker.

Ketua KNPI Prabumulih didampingi wakil ketua, dr Murwani Emasrissa Latifah beserta kader KNPI Prabumulih lainnya serta Lurah Kelurahan Pasar I Imam Basuki.

Ditanya, kenapa lebih memilih membagikan masker ke pedagang dan pembeli di pasar, Aden menuturkan bahwa di pasar merupakan tempat yang ramai dikunjungi yang sangat rentan terpapar nya virus Corona. 

"Dipasar inikan tempat tumpah ruahnya masyarakat, karena itu kami memilih membagikan masker disini sembari kita terus mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari demi menghindari terciptanya cluster baru pasien covid-19, "

"Maka dari itu sekarang ini Prabumulih sudah ada di zona hijau, namun yang harus kita pahami mempertahankan itu lebih sulit untuk mencapainya. Karena itu kami dari KNPI akan terus membantu mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah atau lupa akan keberadaan virus, salah satunya dengan penggunaan masker dan rajin mencuci tangan serta tetap menjaga jarak,” jelasnya. 

Sementara, dr Murwani Emasrissa Latifah selaku wakil ketua pun mengaku jika saat ini kesadaran warga Kota Prabumulih dalam menggunakan masker sudah sangat baik. Itu terbukti dengan sedikitnya warga yang kedapatan tidak menggunakan masker di pasar.

”Tingkat kesadaran untuk menggunakan masker dimasyarakat cukup bagus , terbukti hanya sedikit yang kedapatan tidak memakainya, bahkan mereka yang tidak pake masker begitu di datangi langsung sembunyi, tutup mulut bahkan menjauh. Artinya mereka sudah menyadari jika masker sudah menjadi suatu kebutuhan,” ungkap Rissa seraya mengingatkan agar masyarakat jangan lengah dan terus menerapkan hidup sehat.(Hn)

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.