Header Ads

Prabumulih Menjadi Zona Hijau Kembali, Wako Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

PRABUMULIH, RS - Upaya Pemerintah Kota Prabumulih dalam melakukan penangananan, pencegahan dan penyebaran virus corona di kota nanas membuahkan hasil yang menggembirakan

Sebelumnya, Kota Prabumulih sempat viral se Indonesia dan menjadi zona merah wabah virus corona. Dibawah kepemimpinan Walikota Prabumulih H Ridho Yahya dan Wakil Walikota H Andriansyah Fikri berhasil menekan Pasien Positif Covid-19 hingga zero kasus dan menjadi daerah zona hijau kembali.

Kerja keras Jajaran Pemkot Prabumulih yang terstruktur dan terencana dan secara terus menerus dalam menangani pandemi Covid-19 di bumi Seinggok Sepembunyian, seluruh pasien yang terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh atau negatif covid-19.

Setelah pasien menjalani isolasi dan tes swab, dari total 33 kasus terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 30 pasien dinyatakan sembuh dan 3 meninggal dunia.

Kabar gembira ini tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran Pemkot Prabumulih, instansi, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan antara lain seluruh lapisan masyarakat.

Sejauh ini pemkot sudah berupaya melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh penjuru kota hingga ke pelosok desa dan membagikan masket gratis, sembako gratis kepada masyarakat khusus untuk yang kurang mampu terdampak corona. Bahkan untuk pembagian sembako dilakukan secara dua tahap dengan data penerima hampir 90 persen lebih.

Tak hanya itu saja, guna memutus mata rantai penyebaran covid Pemkot Prabumulih bersama Gugus Tugas membeli ribuan alat rapid test yang di pakak untuk orang-orang yang kontak langsung dengan pasien positif dan bagi masyarakat yang sakit maupun ingin memastikan apakah terpapar atau tidak.

Meskipun keadaan penyebaran virus corona di Kota Prabumulih stagnan dan pasien positif berangsur sembuh, dalam hal ini Ridho-Fikri tetap bertekad untuk melindungi masyarakat nya dan mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk melindungi warganya.

Kemudian PSBB tersebut di setujui oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dan di berlakukan selama 2 pekan mulai dari 27 Mei sampai 9 Juni.

PSBB tersebut menyiagakan 17 pos Check Point dengan penerapan Protokol Kesehatan itu, membawa hasil yang sangat manis dan sangat dinantikan seluruh masyarakat.

Pasca PSBB dan lanjut memasuki New Normal seluruh pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumah masing-masing.

Walikota Prabumulih sekaligus Ketua Gugus Tugas mengungkapkan wujud syukurnya atas kesembuhan seluruh pasien covid-19 di Kota Kota Prabumulih.

"Alhamdulilah, seluruh warga kita yang terjangkit covid-19 sudah sembuh semua. Dengan demikian otomatis prabumulih menjadi zona hijau kembali," ungkapnya.

Ia pun menghimbau agar seluruh masyarakat lebih disiplin tetap waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan usai beraktivitas menggunakan sabun atau handsanitizer, jaga jarak dan patuhi aturan pemerintah Kota Prabumulih.

Ridho menambahkan, "Bukan tidak mungkin bakal muncul cluster baru, jika protokol kesehatan tidak diterapkan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih , dr Happy tedjo melalui sekretaris Sri Widuastuty membenarkan seluruh pasien prabumulih sembuh dengan ini bisa dinyatakan prabumulih kembali menjadi zona hijau.

"Benar, seluruh pasien asal prabumulih sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan kerumah masing-masing, dengan demikian sudah menjadi zona hijau kota ini. Kita masih input data ke pusat terkait seluruh pasien covid-19 sembuh," jelasnya.(Han)

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.