Header Ads

Petani di Muba Keluhkan Pintu Air Rusak

MUBA, RS - Para petani di kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin keluhkan pintu air/sekunder yang mengalami kerusakan. Pasalnya pintu air tersebut diduga tidak terawat serta tidak berfungsi dan mengakibatkan aliran air tidak stabil sejak beberapa tahun terakhir.

Masyarakat sekitar berinisial SN, Selasa (01/09/20) saat dibincangi awak media menyampaikan bahwa kerusakan pintu air tersebut menjadi penghambat perkembangan para petani Lalan.

"Saya selaku masyarakat yang mempunyai keluhan yang mungkin selama ini menjadi hambatan perkembangan pertanian ataupun perkebunan pada umumnya namun dengan adanya saluran sedemikian rupah menurut saya perlu adanya perbaikan paling tidak pemerintah ada upaya untuk melakukan penggalian ulang atau gimana.
Masalahnya kami meskipun pada saat sekarang boleh dikatakan tidak ada air karena jarang hujan tapi kalau saat musim penghujan kami merasa kebingungan karena airnya menggenang / banjir. Sehingga dapat hambat perkembangan tanaman yang baik, karena keasamannya naik," ucapnya.

Lanjutnya,"Hujan sehari semalam itu menggenang atau banjir, disini kalau pas turun hujan wadu luar biasa jadi air itu dibawa perkebunan baik itu sawit maupun karet.
Nah kalau airnya menggenang mencapai dua atau tiga hari air itu akan beruba warna yang awalnya jernih setelah dua atau tiga hari akan berubah warna dalam genangan itu timbul karat. Setelah itu timbul keasaman tanah dan tanaman akan berubah, harapan kami agar pintu air yang ada direhab atau diperbaiki kebali sehinggap dapat dipungsikan kembali sehingga kalau musim hujan tidak akan terjadi lagi seperti yang kita alami saat ini," ungkapnya.

Sementara Camat Lalan, Andi Suharto melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Tri Setiyo.Spd.Msi.menuturkan bahwa pintu air / sekunder banyak yang rusak dan banyak yang bagus sementara kegunaan pintu air tersebut untuk menanggulangi banjir.

'Ya Pintu Air / Sekunder banyak yang rusak banyak yang bagus dan pintu air itu gunanya untuk menanggulangi banjir disini," ucapnya.

Saat dikonfirmasi mengenai banyaknya pintu air yang tidak berfungsi Tri Setiyo mengatakan kondisinya aman-aman saja kalaupun disini hujan deras paling bukak los.

"Karena kondisinya aman aman saja kalau disini hujan deras paling tinggal bukak los saja.inikan bukaknya hanya separuh saja bukaknya biar tidak terlalu besar air masuk serta pintu airnya masih berfungsi untuk penjaganya ada dan orang disini.untuk penjaganya satu desa satu, tergantung desanya kalau desanya panjang lebih banyak pintu airnya," jelasnya.

Sementara pihak Dinas PUPR Muba sampai berita ini di update belum dapat dimintai keterangan.(Maryunika)

No comments

Theme images by rajareddychadive. Powered by Blogger.